Senin, 10 November 2014
Foto-Qu Catatan Harian-Qu: Introduction "The E_Class (Part 4) -Natural and Be...
Foto-Qu Catatan Harian-Qu: Introduction "The E_Class (Part 3) - Who They Are?...
Foto-Qu Catatan Harian-Qu: Introduction "The E_Class (Part 2) - The NeW PiC"
Foto-Qu Catatan Harian-Qu: Introduction "The E_Class (Part 1) - The OLd PiC"
Minggu, 02 November 2014
Kabinet Kerja Jokowi
Ini Daftar Lengkap Kabinet Jokowi-JK
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Jokowi mengumumkan daftar lengkap menteri yang akan membantunya dalam pemerintahan periode 2014-2019. Jokowi memberi nama Kabinet Kerja. Berikut susunannya:
1. Menteri Sekretaris Negara Pratikno.
2. Menteri Bappenas Andrinof Chaniago
3. Menko Kemaritiman Indroyono Soesilo.
4. Menhub Ignatius Jonan
5. Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti
6. Menteri Pariwisata Arief Yahya
7. Menteri ESDM Sudirman Said
8. Menko Polhukam Tedjo Edy Purdjianto.
9. Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo
10. Menteri Luar Negeri Retno Lestari Priansari Marsudi
11. Menhan Ryamizard Ryacudu
12. Menkumham Yasonna Laoly
13. Menkominfo Rudiantara
14. Menteri PAN RB Yuddy Chrisnandi
15. Menko Perekonomian Sofyan Djalil
16. Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro
17. Menteri BUMN Rini Soemarno
18. Menteri Koperasi dan UKM AAN Puspayoga
19. Menteri Perindustrian Saleh Husin
20. Menteri Perdagangan Rahmat Gobel
21. Menteri Pertanian Amran Sulaiman
22. Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri
23. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono
24. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya
25. Menteri Agraria dan Tata Ruang Ferry Mursyidan Baldan
26. Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani
27. Menteri Agama Lukman Hakim Saifudin
28. Menteri Kesehatan Nila Djuwita F Moeloek
29. Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa
30. Menteri Perempuan dan Perlindungan Anak Yohanan Yambise
31. Menteri Kebudayaan Pendidikan Dasar dan Menengah Anies Baswedan
32. Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi M Nasir
33. Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi
34. Menteri Pembangunan Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Marwan Jafar
Selasa, 04 September 2012
Toxoplasmosis
Kamis, 08 Desember 2011
SING TO KXTV
Senin, 05 Desember 2011
EXAM SEMESTER 3
Rabu, 30 November 2011
Kulia Gak Jelas
Jumat, 15 Juli 2011
Pray For Soputan
Gunung Soputan di Sulawesi Utara meletus pada Minggu (3/7/2011) dengan mengeluarkan semburan asap dan abu hingga setinggi 5.000 meter ke udara. Seperti dilansir Kantor Berita AFP, gunung ini meletus pada pukul 06.03 pagi tadi.Hingga berita ini diturunkan, belum dilakukan evakuasi terhadap pemukiman penduduk yang berada di kaki gunung tersebut. Hal ini diterangkan Iing Kusnadi, seorang peneliti gunung berapi yang memantau aktivitas Gunung Soputan.
“Gunung berapi ini meletus tadi pagi. Selain debu dan asap, letusan pun menghasilkan gas panas, namun hanya berdampak di sekitar kawah saja," ungkap Iing.
Menurutnya, jarak aman evakuasi menyusul letusan ini adalah enam kilometer dari pusat letusan. Beruntung, dalam radius tersebut belum ada permukiman warga, selain hutan. “Saat ini kondisi masih aman. Namun kami akan terus melakukan monitor atas aktivitas gunung tersebut," tambahnya.
Perkampungan terdekat dari puncak gunung berjarak 8 kilometer sebelah barat pusat letusan yang berada di ketinggian 1,783 meter (5,800 kaki). Soputan, adalah satu gunung berapi paling aktif di Sulawesi. Terakhir, gunung ini meletus pada tahun 2008 silam. Namun tak ditemukan catatan mengenai dampak akibat letusan tersebut.
PRAY FOR SULUT
Sekitar satu jam kemudian letusan kedua terjadi, sekitar pukul 00.30 WITA, Jumat dini hari. Giliran material vulkanik yang muncrat setinggi 700 meter. Tingginya aktivitas Lokon membuat Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mempertahankan status 'awas'.
Kepala Pusat Data dan Informasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho, mengatakan saat itu sempat terjadi krisis seismik selama enam jam. Telah terjadi 25 kali gempa vulkanik dalam, 30 kali gempa vulkanik dangkal, dan getaran tremor vulkanik dengan amplituda 0,5-4 mm.
“Letusan besar kemarin telah diantisipasi mengingat aktivitas vulkanik yang makin meningkat sebelumnya,” kata Sutopo di Jakarta.
Letusan yang terjadi Kamis menjelang tengah malam itu adalah yang terbesar sejak Gunung Lokon dinaikkan statusnya menjadi 'awas' sejak Minggu malam, 10 Juli 2011.
Akankah Lokon meletus lebih dahsyat?
OTOSKLEROSIS
Proses pendengaran merupakan salah satu fungsi yang penting dalam kehidupan tiap manusia. Saat ini banyak gangguan yang dapat menyebabkan...
-
KESEHATAN MENTAL BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Dalam setiap tahap perkembangan manusia terdapat kriteria s...
-
Foto-Qu Catatan Harian-Qu: Introduction "The E_Class (Part 4) -Natural and Be... : pada bagian akhir dari pengenalan E_Class., gue aka...


